CPNS-2014 copy2

Tes Kompetensi Dasar (TKD) bagi mahasiswa PKN STAN

Tes Kompetensi Dasar

Tes Kompetensi Dasar adalah sebuah tes berbasis komputer (Computer Assisted Test) untuk mengukur kemampuan dasar yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan seseorang jika dia bekerja atau memangku jabatan sebagai PNS, sehingga TKD ini harus ditempuh oleh seseorang untuk dapat diterima menjadi PNS. TKD sendiri diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Nasional, yakni Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang manajemen kepegawaian negara.

Berkaitan dengan TKD, bisa dikatakan bahwa BPPK Kemenkeu sebagai instansi induk PKN STAN adalah pihak yang mendidik mahasiswa nya agar memiliki ilmu keuangan dan administrasi pemerintahan yang mumpuni. Sedangkan BKN, melalui TKD-nya, adalah pihak yang menguji apakah mahasiswa PKN STAN layak untuk menjadi PNS.

CPNS-2014 - Copy

Keharusan mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) ini mulai diberlakukan bagi lulusan STAN tahun 2012 dan seterusnya. Dulu banyak yang berpikir bahwa TKD ini adalah tes formalitas untuk penempatan saja, namun tidak demikian karena yang tidak lulus ternyata benar-benar tidak diangkat menjadi CPNS. Sebagai informasi, ada 3 mahasiswa lulusan 2012 dan 4 mahasiswa lulusan 2013 yang tidak lolos TKD.

Pada dasarnya soal-soal TKD itu untuk masing masing jenjang pendidikan tentunya berbeda, baik jenis soalnya maupun tingkat kesulitannya. TKD untuk lulusan SMA akan berbeda dengan TKD untuk jenjang lulusan Diploma/Sarjana.

Materi Tes Kompetensi Dasar sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil terdiri dari:

.

1.   Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Tes bagian ini akan menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi:


1) Pancasila


2) Undang Undang Dasar 1945

3) Bhineka Tunggal Ika

4) Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa indonesia secara baik dan benar)

Berdasarkan survey, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) adalah bagian yang di cap paling sulit karena biasanya di tes inilah banyak peserta TKD gagal mencapai skor yang memenuhi standar (Passing Grade)

2.   Tes Intelegensi Umum (TIU)

Tes Intelegensi Umum kurang lebih sama seperti materi TPA, dengan kisi-kisi sebagai berikut:

1) Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis,

2) Kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.

3) Kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis

4) Kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

3.   Tes Karateristik Pribadi (TKP)

Pada dasarnya TKP adalah tes yang menilai sikap dan respon seseorang terhadap kasus yang diajukan atau dengan kata lain menilai kepribadian orang tersebut. Di bagian ini peserta adakan diberikan clue mengenai sikap apa yang sedang diujikan. Sikap sikap tersebut antara lain:

1) Integritas diri

2) Semangat berprestasi,

3) Kreativitas dan inovasi,


4) Orientasi pada pelayanan,


5) Orientasi kepada orang lain,


6) Kemampuan beradaptasi,


7) Kemampuan mengendalikan diri,


8) Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas,


9) Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan,


10) Kemampuan bekerja sama dalam kelompok, dan

11) Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

.

.

Passing Grade TKD

Untuk dapat lolos dalam tes Kompetensi dasar, peserta TKD harus mampu melewati passing grade TKD.

Ketentuan mengenai ambang batas kelulusan (passing grade) TKD CPNS itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 29 tahun 2014 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Tahun 2014

Passing Grade:

1) untuk TKP dengan jumlah soal 35 dengan nilai maksimal 175, ditetapkan passing grade 72%

2) untuk TIU dengan jumlah soal 30 dengan nilai maksimal 150, ditetapkan passing grade 50%

3) untuk TWK dengan jumlah soal 35 dengan nilai maksimal 175, ditetapkan passing grade 40%

passing grade tkd

Nilai ambang batas ini tidak berlaku kumulatif, tetapi berlaku untuk setiap sub unsur TKD. Artinya, jika dilihat total skor ambang batas diatas adalah 271, bukan berarti seorang peserta tes yang melampau skor 271 sudah pasti memenuhi nilai ambang batas TKD, karena nilai ambang batas dilihat per subunsur TKD. Yaitu TKP minimal harus mencapai nilai minimal 126, TIU harus mencapai nilai minimal 75 dan TWK harus mencapai nilai minimal 70.

Bentuk soal TKD sendiri merupakan soal pilihan ganda 5 pilihan (A, B, C, D, E) dengan sistem penilaian jika benar mendapat poin 5, sedangkan jika salah poin 0. Kecuali pada bagian TKP dimana penilaiannya menggunakan poin progresive 1-5.

.

TKD di USM PKN STAN 2016

Seperti layaknya USM STAN tahun-tahun sebelumnya, USM PKN STAN tahun ini (2016) sudah sangat dinanti-nanti oleh fans fans beratnya para calon pendaftarnya. Sebagian besar calon pendaftar yang yakin bahwa USM PKN STAN 2016 akan dibuka mulai bertanya-tanya kapan dibuka pendaftarannya. Meskipun ngga sedikit juga yang pesimis di tahun 2016 ini USM STAN tidak akan dibuka seperti pada tahun 2012.

Di tengah kebingungan ini muncul video yang dilakukan oleh Media Center STAN, media resmi kampus PKN STAN, yang sedang mewawancarai Kepala BPPK. Buat kamu yang belum tau, BPPK adalah badan eselon 2 yang menjadi instansi induk dari PKN STAN. Dalam wawancaranya, beliau mengatakan 2 hal penting terkait USM PKN STAN 2016, yaitu:

1)  USM PKN STAN 2016 akan dilaksanakan paling lambat berbarengan dengan SBMPTN

2)  Salah satu tahap USM PKN STAN 2016 adalah TKD

Video wawancaranya sebagai berikut:

Tentunya dua kabar ini cukup mengejutkan bagi banyak pihak. Poin pertama, selama ini USM STAN selalu dilaksanakan lebih akhir dibandingkan dengan proses PMB universitas/perguruan tinggi pada umumnya. Sehingga biasanya, para calon pendaftar USM STAN dapat mempersiapkan dan menghadapi USM STAN dengan lebih lega karena sudah melewati masa PMB universitas. Dengan adanya informasi ini, bahkan adanya wacana USM PKN STAN dilaksanakan berbarengan dengan SBMPTN akan menimbulkan dilema bagi para lulusan SMA yang akan melanjutkan jenjang pendidikannya.

Poin kedua juga ngga kalah mengagetkan karena selama ini TKD bagi mahasiswa STAN dilaksanakan setelah mahasiswa tersebut lulus. Hal yang mendasari BPPK untuk melaksanakan TKD di awal sebelum menjadi mahasiswa adalah untuk memberikan sebuah kepastian baik bagi mahasiswa maupun juga negara karena TKD lah yang menjadi syarat pengangkatan CPNS. Diharapkan dengan pelaksanaan TKD di awal sebagai bagian dari USM PKN STAN ini memberikan kepastian bagi mahasiswa PKN STAN untuk diangkat menjadi CPNS. Jangan sampai seperti lulusan STAN tahun tahun sebelumnya yang sudah lulus dari STAN tapi karena tidak lolos TKD menjadi tidak bisa diangkat CPNS. Negara rugi dalam hal biaya, mahasiswa nya pun juga rugi dalam hal waktu.

.

Nah sekian pembahasan mengenai Tes Kompetensi Dasar (TKD) bagi mahasiswa PKN STAN. Bagaimana menurutmu mengenai TKD ini?

10 thoughts on “Tes Kompetensi Dasar (TKD) bagi mahasiswa PKN STAN

  1. Maaf kak mau tanya…
    Untuk mahasiswa stan sebelum tahun 2016 TKD-nya kan ada di akhir – akhir. Saya pernah membaca di internet bahwa mahasiswa STAN tahun sebelum 2016 diberi kesempatan 3x tes. Jadi bagi yang belum lolos di kesempatan pertama bisa mengulang di kesempatan kedua dan ketiga. Apabila di kesempatan ketiga tidak lulus, maka dia tidak bisa diangkat menjadi cpns. Apakah benar begitu? Bila benar, bukankah USM STAN tahun ini menggunakan sistem gugur? Lalu bagaimana dengan calon mahasiswa STAN 2016 yg nantinya tidak lulus TKD? apakah langsung gugur begitu saja atau diberi 3x kesempatan juga seperti yang sebelum-sebelumnya? Mohon penjelasannya. Terimakasih. .

  2. Bentuk soal TKD sendiri merupakan soal pilihan ganda 5 pilihan (A, B, C, D, E) dengan sistem penilaian jika benar mendapat poin 5, sedangkan jika salah poin 0. Kecuali pada bagian TKP dimana penilaiannya menggunakan poin progresive 1-5.

    -saya pernah baca kalau satu soal salah nilai dikurangi 1 (seperti USM PKN STAN TPA)

Leave a Reply