Scan10040

Biaya-biaya selama kuliah di PKN STAN

Seperti yang udah disebutin dalam artikel Tentang PKN STAN, bahwa Kampus PKN STAN tidak mengenakan biaya kepada mahasiswanya alias gratis. Eitt, tapi jangan salah paham. Yang dimaksudkan gratis di sini adalah biaya operasional pendidikan aja, ngga termasuk dengan biaya hidup pribadi. Biaya hidup pribadi seperti uang kos, uang makan, uang jajan, uang jalan malam mingguan, uang pulsa, dan uang keperluan harian lainnya, itu jadi tanggung jawab mahasiswa sendiri.

Nah biar kamu ada gambaran biaya apa aja yang harus ditanggung sendiri dan juga seberapa besar masing-masing pengeluarannya selama kuliah di STAN, yuk simak poin poin berikut:

1)   Biaya Pendaftaran

Biaya pendaftaran ini pasti kamu keluarin, karna ini adalah syarat untuk bisa mendaftar USM PKN STAN. Biaya pendaftaran ditransfer lewat ATM/ teller bank ke nomor rekening yang tertera di bukti pendaftaran online (BPO). Biaya pendaftaran USM PKN STAN mulai tahun 2015 adalah sebesar Rp 250.000,-. Mari berdoa biar biaya pendaftaran tahun 2016 ngga naik!

2)   Biaya Kelembagaan

Lebih dikenal dengan nama Uang BEM sih, karena dibayarinnya ke BEM. Jadi ketika nanti kamu udah keterima jadi mahasiswa PKN STAN, pada saat daftar ulang kamu akan diminta oleh pihak BEM (inget BEM, bukan Kampus) untuk membayar Uang BEM ini.

Uang ini hanya dibayarkan sekali ketika kamu melakukan daftar ulang aja. Kalo ngga salah, besaran Uang BEM adalah Rp 650.000,-. Uang BEM ini akan digunakan untuk membiayai semua kegiatan non-akademis mahasiswa seperti penyelenggaraan seminar, menyokong anggaran UKM/Elkam, kegiatan sosial, dan juga salah satunya mencakup pembuatan jas almamater.

Buat gue nominal segini terhitung murah untuk menyokong kegiatan aktivitas kita sebagai mahasiswa PKN STAN selama 3 tahun. Tanpa biaya ini, BEM dan juga organisasi-organisasi kampus lainnya bakal kesulitan untuk beroperasional karena kesulitan pendanaan. Tanpa mereka, bisa dipastiin kampus bakalan sunyi ngga ada kegiatan-kegiatan non-akademis. Sunyi…..

Tapi buat kamu yang merasa biaya ini terlalu besar, ngga usah bingung. Kamu cukup bilang ke petugas pembayarannya untuk mengajukan keringanan. Syaratnya gampang kok, cukup dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.

3   Uang Kos

Sebagai anak rantau (cieehhh…nak rantau bro!), ngekos adalah hal yang 99% bakal kamu lakuin. Kos bakal jadi rumah kedua yang akan menyimpan banyak kenangan suka, duka, luka, dan nestapa selama 3 tahun kamu kuliah.

Balik ke masalah biaya, kos-kosan di sekitar kampus STAN harga sewanya berkisar 4 – 15 juta per tahun. Untuk yang berharga 4 juta, biasanya fasilitas standar yaitu kasur, meja belajar, lemari. Naik dikit 5 juta, biasanya udah dapet kamar mandi dalam. Yang berminat pake AC, biasanya berkisar 10-12 juta per tahun. Sedangkan yang harga 15 juta itu gue sendiri belom tau kaya apa. Mungkin ada fasilitas kebun binatangnya di dalem kamar. Mungkin.

Oiya, di sini rata-rata sewa kos nya per tahun. Jarang banget ada yang per bulan, walaupun bukan berarti ngga ada. Kalo yang per bulan biasanya sekitar 500-700 ribu sebulan.

4   Biaya Seragam & Alat Tulis

Hal yang wajar untuk sebuah sekolah tinggi kedinasan untuk mempunyai aturan tersendiri soal aturan pakaian kuliah, termasuk di PKN STAN. Kamu bisa baca aturan tersebut di sini. Biaya yang kamu keluarin untuk pembelian seragam kuliah dtanggung sendiri yaah.

Selain seragam, kamu juga pasti perlu alat tulis untuk kegiatan kuliahmu sehari-hari. Dan biaya untuk alat tulis ini juga menjadi tanggung jawab pribadi. Tapi menurut pengamatan dan informasi yang gue kumpulin, ternyata pihak kampus juga nyediain peralatan tulis kepada mahasiswanya. Ya tapi ngga banyak sih, cuma pulpen sama pensil aja. Yakali kampus mau ngasi binder 😕

Termasuk di pos pengeluaran ini adalah pengeluaran untuk beli buku referensi kuliah, kalkulator, fotokopi, print dan jilid tugas, dll.

Untuk pos pengeluaran ini mungkin ngga terlalu besar. Sekitar 20.000 per bulan. Tapi kalo udah mendekati UTS atau UAS, bisa membengkak sampai 300%.

5   Uang Makan

Sekali lagi inflasi berbicara. Jaman gue dulu kuliah, uang 20.000 bisa untuk 3 kali makan. Tapi sekarang (normalnya) cuma cukup untuk 2 kali makan. Bisa sih tetep 3 kali makan, tapi yang perlu dikhawatirin adalah kesehatanmu kalo terlalu irit.

Uang ini belum termasuk uang air galon ya. Kecuali kamu minum air sumur, sebagai anak kosan kamu pasti akrab sama yang namanya galon. Estimasi gue 1 orang butuh 2 galon air per bulan dengan biaya per galon 16.000,-. Kalo mau ngirit maksimal alias gratisan, setiap kali makan di warteg jangan lupa minum air putih banyak banyak.

Untuk biaya makan-minum per bulan estimasi pengeluarannya 500-800 ribu

6   Uang Keperluan Pribadi

Biaya ini meliputi pengeluaran-pengeluaran kamu sehari hari lainnya, seperti uang pulsa, belanja bulanan seperti sabun, shampoo, pomade, bedak, lipstik, krim siang, krim malam, dll sesuai kebutuhan kamu.

Kalo disiplin dan mau ber-prihatin, pos pengeluaran ini ngga sampe 50.000 per bulan kok.

7   Biaya Wisuda

Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun bagi D3 dan bagi D1 selama satu tahun, maka sebagai tanda berakhirnya pendidikan adalah wisuda. Wisuda merupakan sebuah seremoni pengukuhan dan penganugerahan ijazah yang menjadi menjadi bukti pernah kuliah dan menempuh pendidikan di kampus. Satu angkatan akan diwisuda secara serentak. Biaya wisuda yang dikelauarkan adalah Rp 850 ribu. Biaya ini dibayarkan sekitar 1 bulan sebelum wisuda. InsyaAllah biaya ini ngga akan begitu terasa dibanding dengan terlepasnya beban hidup akibat ancaman DO di setiap semesternya 😀

8   Uang jajan, uang bensin, uang receh untuk beli mi instan di akhir bulan

Ah elah. Kalo pengeluaran ini sampe dibiayain negara gue juga mau banget ♥_♥, apa kata dunia?

.

Info Plus+ : Hemat, Gratisan, & Berpenghasilan ala mahasiswa STAN

Setelah membaca artikel mengenai biaya selama kuliah di STAN, bisa kita ambil kalkulasi bahwa biaya hidup di Bintaro sekitar 800 ribu – 1 juta per bulan, di luar biaya kos. Bukan angka yang kecil buat sebagian orang. Apalagi kalau punya banyak saudara yang juga masih sekolah. Bisa jadi penghasilan orang tua ngga mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ini.

Ngga usah kecil hati dulu.

Kamu mungkin belum mengenal dunia perkuliahan. Dunia yang beda banget kalo dibandingin sama dunia SMA mu. Masa kuliah adalah masa di mana kamu mulai mengaktualisasikan diri kamu, masa di mana kamu mulai belajar jadi orang dewasa yang mandiri. Dalam hal apapun, termasuk mencobanya dari sisi finansial.

Gini, yang perlu gue kasih tau dulu tentang kuliah adalah, jumlah jam belajar kamu di kampus ngga sepadat ketika kamu SMA. Waktu SMA kamu bakal berjibaku dengan jadwal sekolah yang padat dari Senin sampe Jumat atau Sabtu. Belom lagi kalo ada les. Pasti capek banget.

Beda dengan kuliah. Waktu kuliah, kamu cuma akan menghadapi 8-9 mata kuliah (matkul) aja per minggu, dengan waktu perkuliahan rata-rata 2,5 jam per matkul. Ilustrasinya begini: andaikan setiap hari kamu kuliah 2 matkul @2,5 jam, itu berarti kamu cuma akan menghabiskan waktu 5 jam sehari di kampus. Kalo kamu mulai kuliah jam 8, jam 1 siang udah beres. Nah, sisa waktunya bisa kamu gunakan untuk hal yang produktif.

Bicara soal produktif, mahasiswa STAN udah terbukti ahlinya. Mereka mampu mendapatkan penghasilan di samping kesibukannya untuk kuliah. Nah berikut ini adalah beberapa cara yang dilakukan mahasiswa STAN untuk memperoleh penghasilan:

1   Ngajar

Mahasiswa STAN banyak banget yang jadi pengajar privat. Kalo gue bilang gajinya luamayan gede, maklum yang diajar orang kota. Kalo ngajar SD atau SMP, per pertemuan privat upahnya 50-80rb/ 1,5 jam. Kalo SMA per pertemuan privat upahnya antara 80ribu – 100 ribu / 1,5 jam. Selain ngajar privat, bisa juga ngajar di bimbel USM STAN, kaya yang pernah dulu gue jalanin. Dari yang pernah gue alamin, jadi pengajar cukup kok untuk menutup biaya hidup setiap bulannya. Bahkan gue sempet nabung juga dulu dari uang hasil ngajar

2   Jualan

Selain ngajar, beberapa anak STAN memilih jualan untuk mendapatkan penghasilan. Kalo dulu mungkin ngga terlalu banyak sih yang jualan, tapi kalo sekarang udah semakin meningkat. Bahkan denger-denger ada yang udah bisa sampe ekspor segala. Ini termasuk positif banget, belajar jadi entrepreneur sejak muda.

Untuk yang dijual biasanya kebutuhan kebutuhan anak muda dan juga pernak pernik seputar STAN seperti kaos, souvenir, dan juga buku USM STAN

3   Ikutan lomba berhadiah

Meskipun ngga banyak yang ambil cara ini, tapi bukan berarti ngga ada loh. Lomba lomba yang diikutin mulai dari level kuis twitter, lomba olahraga antar kampus, bahkan beberapa tahun lalu ada yang pernah memenangi lomba desain internasional. Wow!

Hadiah-adiah yang diterima pun juga beragam. Mulai dari voucher belanja, gadget, hingga uang tunai ribuan dollar.

4   Ikutan acara TV

Nah yang satu ini mungkin bukan dalam kategori penghasilan sih, tapi penghematan. Setiap kali diundang acara televisi untuk jadi penonton, kita bisa dapet makan siang (kalo beruntung kadang juga makan malam) gratis. Udah dapet makan gratis, masuk TV pula

.

Nah demikian informasi mengenai biaya-biaya selama kuliah di STAN dan juga beberapa cara yang dilakukan oleh mahasiswa STAN untuk memperoleh penghasilan.

Bagaimana menurutmu?

.

One thought on “Biaya-biaya selama kuliah di PKN STAN

Leave a Reply